What's On
Admin - 29 Mar 2016

Rumah Aman Saat Ditinggal Plesiran

Rumah Aman Saat Ditinggal Plesiran

[TIPS] - Plesiran alias melakukan aktivitas traveling bersama seluruh anggota keluarga tentu sangat menyenangkan. Tujuan ke luar kota, atau luar negeri. Namun keceriaan yang diharapkan bisa berubah menjadi kondisi sebaliknya, jika ternyata tiba-tiba menerima kabar bahwa telah terjadi hal buruk dengan rumah kita. Hal buruk itu bisa berupa: pencurian, kebakaran, kebanjiran, atau berita buruk lainnya.

Walaupun Anda sudah memiliki jaminan berupa asuransi harta benda, jangan biarkan hal yang merusak acara liburan Anda ini terjadi. Pastikan rumah dalam kondisi aman dan siap ditinggal, sebelum Anda berangkat bersenang-senang. Simak tips berikut ini agar rumah tetap aman saat ditinggal plesiran.

1. Hindari Kesan Rumah Tampak Kosong
Ini cukup penting: coba usahakan agar rumah tidak terlihat kosong. Tentu agar tidak menarik perhatian pencuri. Biarkan lampu ruang tamu atau ruang keluarga tetap menyala. Gunakan lampu jenis sensor otomatis untuk teras rumah, agar saat siang tidak menyala. Coba juga trik lama: letakkan sejumlah sandal di depan pintu.

2. Stop Segala Kiriman
Untuk sementara, stop segala macam kiriman berlangganan, seperti koran dan majalah. Beritahu pihak agen koran dan majalah untuk menahan pengiriman. Koran dan majalah yang menumpuk di teras akan menjadi pertanda bahwa rumah Anda kosong. 

3. Amankan Listrik dan Kompor
Sebelum berangkat, cabut semua colokan listrik, kecuali yang diperlukan untuk tetap menyala. Pastikan juga untuk mematikan pompa air atau PAM. Jangan lupa juga untuk mencabut regulator kompor gas. 

4. Libatkan Tetangga
Punya tetangga yang cukup dipercaya dan bisa diandalkan? Sebaiknya titipkan kunci rumah Anda ke dia. Mengapa ini penting? Ya, agar jika terjadi sesuatu yang penting dan mendesak selama Anda plesiran, dia bisa membantu dan mengakses rumah Anda dengan cepat. 

5. Selalu Lakukan Cek
Teleponlah rumah sendiri secara berkala. Cukup sekali sehari, selama Anda traveling. Jika di rumah tidak ada pembantu yang menjaga, cukup 2-3 hari sekali hubungi tetangga yang Anda titipi kunci. Ini penting untuk sekadar memastikan kondisi rumah. 

6. Bermain Social Media dengan Bijak
Mau eksis boleh saja, tapi jangan terlalu gampang memposting sesuatu di jejaring sosial selama plesiran. Misalnya upload foto-foto sekeluarga saat berada di luar negeri melalui Instagram dan Facebook. Tanpa disadari, hal tersebut semacam mengirimkan kabar ke dunia bahwa rumah Anda sedang kosong.