What's On
Malacca Trust - 22 Sep 2016

Penyebab Banjir Bandang Garut Akibat Rusaknya DAS Sungai Cimanuk

Banjir Bandang Garut

Banjir bandang yang menerjang  7 Kecamatan di Kabupaten Garut yaitu Kec. Bayongbong, Garut Kota, Banyu Resmi, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Karang Pawitan dan Samarang, merupakan banjir bandang terparah dan terbesar menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Banjir bandang ini disebabkan rusaknya Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk, hal ini diperparah dengan curah hujan tinggi yang terjadi di kabupaten di Jawa Barat.

Rusaknya DAS Sungai Cimanuk ini menyebabkan wilayah Garut sering terkena Banjir. Banjir Bandang Garut sampai saat ini telah mengakibatkan 20 orang tewas, 16 orang hilang, 59 orang luka-luka dan sebanyak 725 jiwa diungsikan. Jumlah rumah yang terendam yaitu 633 rumah, sedangkan 57 rumah hanyut terbawa arus banjir.

Menurut Sutopo Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas (BNPB) DAS Sungai Cimanuk merupakan yang terburuk jika dibandingkan dengan sungai yang ada di Pulau Jawa. Karena sungai Cimanuk memiliki Koefisien Regim Sungai (KRS) terburuk. KRS yaitu perbandingan debit maksimum aliran sungai pada saat banjir dengan debit minimum pada saat tidak banjir sangat tinggi, yaitu sebesar 713. Kategori KRS yang buruk yaitu lebih dari 80.

 

Baca Juga: Karena Banjir Tidak Kenal Lokasi, Kawasan Elit Kemang Pun Dihantam

 

Sutopo menambahkan, untuk mencegah banjir yang terus menerus terjadi, perlu ada usaha perbaikan fungsi ekosistem lingkungan di daerah aliran sungai. Seperti perbaikan resapan air hujan, perbaikan kawasan hutan, dan perbaikan konservasi tanah di daerah pegunungan.

Bencana seperti Banjir Bandang Garut dapat terjadi kepada siapa saja, dan kapan saja. Lalu, apa yang harus Anda lakukan jika rumah Anda terkena banjir? Salah satunya dengan mencegahnya. Berikut ini merupakan cara mencegah banjir yang dapat Anda lakukan.

Cara Mencegah Banjir:

  1. Membuat saluran pembuangan air yang baik
  2. Rajin membersihkan saluran air
  3. Mendirikan bangunan pencegah banjir,seperti: tanggul, bendungan dan kanal air
  4. Membuang sampah pada tempatnya
  5. Menanam pohon di sektar rumah
  6. Membuat lubang biopori dan sumur resapan
  7. Normalisasi sungai, yaitu berupa pengerukan sungai

Selain itu Anda juga dapat mengasuransikan rumah Anda, sehingga seluruh harta benda Anda aman dari resiko banjir karena kerusakan pada rumah Anda akan diganti biayanya oleh perusahaan Asuransi Harta Benda, salah satunya yaitu Perusahaan Asuransi Terbaik dari Malacca Trust.

Asuransi Properti ini melindungi rumah Anda dari banjir atau meluapnya air sungai, danau dan laut, kebakaran, pencurian, terkena petir, kejatuhan pesawat, gempa bumi, letusan gunung berapi, huru-hara, ditabrak kendaraan dan lain-lain. Asuransi Malacca juga melindungi biaya akomodasi kecelakaan diri, barang berharga Anda seperti batu mulia (berlian, emas) dan benda-benda  seni, sampai ke biaya penguburan untuk keluarga tertanggung dan pembantu yang diakibatkan oleh resiko yang dijamin dalam Polis.