What's On
Malacca Trust - 22 Aug 2016

Wahai Perokok, Jika Harga Rokok Jadi Naik, Siap Berhenti Merokok?

bahaya-merokok

Seperti yang sudah Anda ketahui, bahwa pemerintah bulan depan (September 2016) berencana akan menaikkan harga rokok menjadi sekitar 3 kali lipat dari harga sebelumnya, yaitu menjadi 50 ribu rupiah per bungkus. Namun kabar ini belum resmi di tetapkan oleh pemerintah. Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan bahwa saat ini kebijakan mengenai tarif cukai rokok masih dalam proses konsultasi dengan seluruh stakeholder, nantinya bisa diputuskan sebelum APBN 2017 dimulai.

 

PEMRAKARSA KENAIKAN HARGA ROKOK

Usulan kenaikan harga rokok menjadi Rp 50 ribu per bungkus merupakan hasil studi dari Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany. Dari hasil studi ini mengatakan kemungkinan perokok akan berhenti merokok jika harganya dinaikkan dua kali lipat dari harga normal. Hasilnya 80 persen bukan perokok setuju jika harga rokok dinaikkan. Hasbullah juga mengatakan akan ada tambahan dana Rp 70 triliun untuk bidang kesehatan.

 

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF

Heru Pambudi, Direktorat Jenderal Bea Cukai (DPBC) mengatakan bahwa pemerintah jangan hanya melihat dari aspek kesehatan yang ditimbulkan oleh rokok, tetapi juga melihat tenaga kerja yang bekerja di industri rokok tersebut, mereka semua bisa terancam di PHK. Jadi kita harus komunikasikan dengan seluruh stakeholder, baik yang pro kesehatan maupun yang pro industri, dan juga para petani karena pasti ada tarik ulur di situ. Kalau hanya dengarkan salah satunya, bisa bangkrut. Dampak lain dari kenaikan harga rokok menurut Heru yaitu adanya peredaran rokok ilegal. Maka dari itu harapan Heru dan mungkin harapan masyarakat Indonesia juga, kenaikan harga rokok tersebut jangan lah terlalu memaksa karena bisa mengakibatkan kerugian ekonomi.

Sebenarnya harga rokok dinaikkan demi kebaikkan dan kesehatan kita semua, baik perokok aktif maupun pasif (wanita dan anak-anak). Selain itu rokok juga salah satu hal yang menyebabkan kemiskinan di Indonesia.

Dengan dinaikkannya harga rokok, dampak positif yang langsung terlihat adalah banyaknya perokok yang berhenti merokok. Itu pasti. Berkurangnya krisis kesehatan juga pasti terlihat. Selain itu, dengan naik harga rokok maka pajak akan meningkat, sehingga hal ini akan meningkatkan pendapatan negara.

Sementara seperti sudah disinggung sebelumnya, dampak negatif dari naiknya harga rokok adalah banyak buruh pabrik rokok terancam PHK, harga tembakau terancam merosot, dan potensi beredarnya rokok ilegal. Selain itu, bagaimana dengan potensi meningkatnya kriminalitas? Itu akan menjadi PR buat kita semua.

 

BAHAYA ROKOK

bahaya-rokok

Berikut ini adalah bahaya merokok:

  1. Merokok menyebabkan penyakit jantung.
  2. Meningkatkan risiko penyakit stroke yang bisa menyebabkan kematian.
  3. Menyebabkan kanker paru-paru.
  4. Menimbulkan bau mulut dan gigi bernoda serta dapat menimbulkan resiko kanker lidah, tenggorokan, bibir dan pita suara.
  5.  Penuaan dini, perokok terlihat lebih tua ketimbang yang bukan perokok.
  6. Perokok menyebabkan impotensi dan mengurangi kesuburan.
  7. Merokok menyebabkan kanker lambung.
  8. Berisiko osteoporosis.

 

Baca Juga: Cara Hemat Menjaga Ginjal Tetap Sehat

 

TIPS BERHENTI MEROKOK

Lalu bagaimana cara agar dapat berhenti merokok?

  1. Kurangi kebiasaan merokok sedikit demi sedikit. Tiap ingin merokok, tundalah 1 jam.
  2. Minumlah susu atau makanlah timun, seledri ataupun terong sebelum merokok. Hal ini akan membuat rasa rokok Anda terasa pahit.
  3. Biasakanlah minum air putih hangat setelah makan.
  4. Sediakan camilan rendah kalori sebagai pengganti rokok.
  5. Konsumsi banyak buah-buahan.
  6. Gosoklah gigi untuk menetralkan mulut Anda.
  7. Cari alternatif pengganti rokok, contoh permen mint. Rokok elektrik masih belum terbukti aman.
  8. Hindari teman-teman perokok.

Yang paling penting dari itu semua adalah menjaga kesehatan Anda. Karena anak-anak dan istri Anda menanti kehadiran Anda di rumah. Selain itu melindungi diri Anda dengan Asuransi Kesehatan merupakan salah satu solusi jika tiba-tiba Anda menderita penyakit keras, terjatuh ke dalam air, ataupun terjangkit virus. Asuransi Kesehatan dari Malacca Trust Insurance juga menjamin biaya pengobatan, pembedahan, rawat inap, rawat inap alternatif, dan juga santunan kematian.