What's On
Malacca Trust - 02 Feb 2017

Mitos & Fakta: 6 Kesalahpahaman Tentang Asuransi Terbaik di Indonesia

mitos dan fakta asuransi terbaik di indonesia

Bagaimana Anda akan melindungi aset berharga Anda, seperti rumah atau mobil kesayangan? Untuk menghindarkan aset Anda dari segala bentuk kerugian tentunya memerlukan perlindungan khusus, salah satunya menggunakan jasa asuransi.

Banyak orang yang berpikir keliru tentang asuransi. Ini terbukti dengan adanya beberapa kesalahpahaman tentang asuransi yang hingga kini masih banyak diperbincangkan masyarakat. Tak sedikit nasabah merasa “terjebak” membeli asuransi karena rayuan sang agen yang merupakan seorang teman atau saudara.

Agar terhindar dari hal-hal yang merugikan, kenali beberapa mitos berikut agar dapat merasakan manfaat asuransi bagi hidup Anda.

Mitos 1: Harus Membeli Asuransi Properti Berdasarkan Nilai Pasar Real Estate.

Sebanyak 52% orang berpikir ini benar. (Diantara yang setuju ialah 45% adalah wanita dan 55% merupakan laki-laki). Apabila rumah Anda berada di daerah padat penduduk atau pun jarak rumah berdekatan tentunya sangat berisiko tinggi terhadap kebakaran karena api mudah menyebar.

Jangan tunggu sampai rumah Anda terjadi hal-hal tak diinginkan! Belilah asuransi properti sedini mungkin untuk melindungi rumah Anda beserta isinya.

Sehingga apabila terjadi hal-hal tak diduga seperti kebakaran atau banjir yang menghanguskan seisi rumah, Anda tak perlu khawatir! Perusahaan asuransi terbaik di Indonesia akan mengganti kerugian sesuai nominal yang tertera dalam polis.

Mitos 2: Mobil Berwarna Merah Pasti Preminya Lebih Mahal Jika Diasuransikan.

46% orang berpikir bahwa mitos asuransi ini benar (diantaranya 52% wanita, 48% laki-laki). Mereka beranggapan bahwa mobil berwarna merah memiliki tingkat kecepatan yang tinggi, sehingga premi asuransinya pun tinggi apabila kendaraan tersebut diasuransikan.

Padahal faktanya, warna mobil sama sekali tidak mempengaruhi rate premi asuransi dan perusahaan asuransi terbaik di Indonesia tidak menggunakannya dalam perhitungan tingkat premi mereka.

Mitos 3: Pihak Asuransi Tidak Menerima Penggantian Kerugian Pihak Ketiga.

Jika Anda mengalami kecelakaan dan menyebabkan kerugian besar pada pihak ketiga, perusahaan asuransi akan segera membatalkan perjanjian polis Anda. Sayangnya, sebanyak 44% orang berpikir mitos asuransi ini benar (diantaranya 50% wanita dan 50% laki-laki).

Faktanya, sebagai perusahaan asuransi terbaik di Indonesia tidak akan membatalkan begitu saja perjanjian yang telah disepakati hanya karena tidak mau bertanggungjawab terhadap risiko yang Anda alami. Kecuali ada hal-hal dilarang dalam polis, contohnya ketika mengalami kecelakaan Anda berada di bawah pengaruh alkohol.

Bahkan, sebagian besar negara-negara di dunia memiliki undang-undang yang melarang perusahaan asuransi untuk membatalkan perjanjian polis karena klaim. Namun, asuransi Anda juga dapat dibatalkan sewaktu-waktu apabila tidak membayar premi.

Mitos 4: Mobil Kecil Preminya Paling Murah.

Sama seperti mitos sebelumnya, bahwa ukuran atau pun warna mobil bukanlah sebagai tolak ukur yang dapat mempengaruhi rate premi. Namun, sebanyak 40% orang menganggap hal ini benar (diantaranya 42% wanita, 48% laki-laki).

Kendaraan SUV berukuran kecil atau pun sedang dan minivan sering dipilih oleh kaum muda. Jadi, mobil kecil belum tentu dipastikan memiliki tarif premi paling murah. Faktor lainnya adalah, pada mobil kecil risiko tingkat kerusakannya lebih tinggi, karena tidak memiliki bobot yang berat seperti kendaraan yang lebih besar.

Mitos 5: Asuransi Mobil All Risk (Comprehensive) Dapat Menjamin Kerugian Apapun.

Sebenarnya, tidak semua risiko di-cover oleh asuransi mobil all risk (comprehensive). Jenis risiko ini biasanya lebih ke arah tindakan yang disengaja atau pemilik kendaraan sadar melakukan tindakannya yang dia sendiri sudah paham risikonya.

Contohnya adalah kendaraan yang diasuransikan digunakan untuk mendorong atau menarik benda sehingga mobil tersebut lecet. Adapun risiko lain disebabkan oleh bencana alam seperti banjir atau gempa bumi juga tidak di-cover, kecuali Anda mengajukan perlindungan tambahan pada pihak asuransi.

Dan tentunya hal ini juga berpengaruh terhadap tarif premi Anda. Sayangnya, sebanyak 32% masih mempercayai mitos asuransi mobil ini (diantaranya 41% wanita, 59% laki-laki).

Mitos 6: Pihak Asuransi Menjamin Risiko yang Disebabkan Orang Lain Dalam Mobil yang Diasuransikan.

Apabila Anda meminjamkan mobil Anda kepada teman atau pun saudara dan ia menyebabkan kecelakaan atau kerusakan, perusahaan asuransi terbaik tidak akan menerima klaim Anda. Biasanya ketentuan ini sudah tertera dalam ikhtisar polis asuransi Anda.

Jadi sebelum klaim Anda ditolak, sebaiknya pahami terlebih dahulu apa saja yang di-cover dan apa saja yang tidak di-cover. Sebanyak 25% mempercayai kesalahpahaman ini (48% wanita dan 52% laki-laki).