What's On
Malacca Trust - 18 Nov 2016

Asuransi Kendaraan: Proteksi Terbaik Untuk Mobil Kesayangan Anda

asuransi kendaraan

Di zaman modern seperti sekarang ini kebutuhan untuk memiliki kendaraan memang sangat tinggi. Banyak faktor yang mungkin mengharuskan Anda untuk memiliki kendaraan bermotor terutama mobil yang digunakan baik untuk perjalanan ke luar kota ataupun kebutuhan lainnya. Selain itu, tak jarang orang lebih suka menggunakan kendaraan pribadi dibanding kendaraan umum karena alasan tertentu, seperti lebih hemat waktu, efisien, aman, nyaman dan privasi lebih terjaga. Tentunya hal ini sejalan dengan pentingnya memiliki Asuransi Kendaraan.

Namun seperti kita ketahui, semakin banyak orang beralih menggunakan kendaraan pribadi akan semakin meningkatkan kemacetan bahkan angka kecelakaan. Tahukah Anda? Menurut data Global Status Report on Road Safety yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO). Indonesia merupakan negara yang menempati urutan pertama peningkatan kecelakaan dibanding negara lain, dan dilaporkan mengalami kenaikan jumlah kecelakaan lalu lintas hingga lebih dari 80%.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Indonesia dari tahun 2010 sampai 2014, peningkatan angka kecelakaan sangat signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini dapat dilihat dari infografis berikut.

Data kecelakaan Indonesia Asuransi Kendaraan

Sumber: bps.go.id

Bila berkaca dari besarnya jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di Indonesia, seharusnya bisa menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mengasuransikan kendaraannya. Sebab, kendaraan sama halnya dengan anggota keluarga. Seperti halnya melindungi anggota keluarga, mobil juga memerlukan perlindungan khusus yang memberikan jaminan keselamatan. Untuk mendapatkan perlindungan menyeluruh, pertimbangkanlah untuk melengkapinya dengan produk asuransi kendaraan bermotor.

Ketika berbicara tentang asuransi kendaraan, hal pertama adalah terbebas dari kerugian keuangan akibat kejadian tidak terduga. Karena pada dasarnya, tujuan asuransi adalah transfer risiko dari kondisi ketidakpastian menjadi sebuah kepastian, dengan membayar sejumlah premi dari tertanggung ke penanggung.

Dengan menggunakan asuransi kendaraan bermotor, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan, seperti :

  1. Membuat Anda lebih tenang dan nyaman saat berkendara.
  2. Membantu melakukan perencanaan keuangan dengan tepat.
  3. Memberikan penggantian biaya kerusakan akibat kecelakaan, huru hara, perbuatan jahat, atau bencana alam.
  4. Memberi penggantian mobil baru selama dalam masa klaim.
  5. Memberikan perlindungan biaya terhadap supir dan penumpang lain yang diasuransikan.

Banyak perusahaan asuransi di Indonesia yang menyediakan jasa asuransi kendaraan untuk memproteksi penuh mobil Anda, salah satunya adalah Malacca Trust Wuwungan Insurance. Setiap perusahaan yang menyediakan jasa asuransi kendaraan mempunyai dua macam jenis asuransi, yaitu asuransi kendaraan All Risk (Comprehensive) dan asuransi kendaraan Total Lost Only (TLO).

Masing-masing jenis asuransi mempunyai jaminan yang berbeda. Asuransi All Risk memberikan perlindungan kepada kendaraan Anda secara lengkap terhadap kerusakan akibat tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, hingga kebakaran. Sedangkan asuransi TLO melindungi kendaraan Anda akibat pencurian atau kerusakan dimana biaya perbaikannya sama atau lebih dari 75% atas harga mobil.

Dengan jaminan yang berbeda dari masing-masing jenis asuransi tersebut, tentunya hal ini mempengaruhi harga premi yang pastinya juga berbeda. Karena tanggungan dari asuransi kendaraan All Risk lebih luas dibanding asuransi TLO, maka jumlah harga preminya pun lebih tinggi.

Tapi besarnya premi ini sepadan dengan manfaat yang akan diterima. Jika mobil tidak dilindungi dengan asuransi kendaraan, pemilik kendaraan bisa menderita kerugian yang besar jika sewaktu-waktu mobil terserempet atau bahkan hilang karena tindak kejahatan.

Contoh Kasus:

Baru-baru ini Vera membeli sebuah mobil baru Toyota Yaris yang telah lama dimimpikannya. Vera tinggal di Jakarta, daerah yang padat kendaraan dan rawan kecelakaan sehingga khawatir mobilnya terjadi hal-hal yang tidak terduga.

Sebelumnya, Vera tidak mempertimbangkan mobilnya untuk diasuransikan karena khawatir dengan tarif premi yang membengkak. Namun, Vera mencoba menghitung biaya kerugiannya jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan. Lalu dia membandingkan biaya risiko dengan asuransi dan tanpa asuransi.

Rincian mobil dan kejadian:

  • Harga mobil Toyota Yaris: Rp. 270 Juta
  • Kerusakan: Spion kiri patah dan bumper depan kiri penyok

Asuransi kendaraan all risk

 

Dengan Asuransi Mobil

Jika mobil Vera diasuransikan, dia hanya perlu membayar Rp 300 Ribu (sebagai biaya risiko sendiri) untuk seluruh biaya kerusakan itu. Karena semua kerusakan itu hanya dihitung sekali (dalam sekali klaim), dan sisa biaya perbaikan di tanggung pihak asuransi. Sebelumnya, Vera harus membayar premi asuransi terlebih dahulu kepada pihak asuransi untuk memproteksi mobilnya selama setahun penuh.

Menurut risetnya, tarif premi asuransi All Risk bervariasi tergantung harga kendaraan, tahun pembuatan, usia kendaraan, dan kode wilayah kendaraan didaftarkan (plat nomor). Karena mobil Vera seharga Rp 270 Juta, maka rate preminya terhitung dari 1,71% sampai 1,88%.

Semakin mahal harga mobil, maka semakin rendah rate preminya. Karena rate premi asuransi dibagi berdasarkan kategori harga kendaraan. Vera membuat perhitungan dengan mengambil rate terendah, yaitu 1,71%.

Maka rincian tarif premi asuransi kendaraan yang harus dibayarkan Vera adalah sebagai berikut.

Kalkulator premi asuransiJadi, dengan harga mobil sebesar Rp 270 Juta dan premi sebesar 1,71%, jumlah tarif premi yang harus dibayarkan Vera adalah sebesar Rp 4,6 Juta. Uang sebesar Rp 4,6 Juta itu hanya dia keluarkan sekali untuk perlindungan selama setahun.

 

 

Jika hendak mengklaim, Vera hanya membayar sebesar Rp 300 Ribu sebagai biaya risiko sendiri dan akan mendapat ganti rugi sebesar biaya pertanggungan jika mobilnya hilang.

Lalu Vera menambahkan perluasan tanggungan bencana alam banjir sebesar 0,15% sebagai proteksi lebihnya. Perluasan tanggungan dalam asuransi All Risk sangat beragam, antara lain kerusuhan, sabotase, huru hara, bencara alam, tanggung jawab pihak ketiga, dan lainnya.

Kalkulator perluasan asuransiJadi, total biaya premi yang harus dibayar Vera adalah Rp 4.617.000 + Rp 405.000 = Rp 5.022.000

 

 

 

Setelah membayar Rp 5.022.000 Vera tak perlu membayar biaya-biaya yang lainnya dan dia tak perlu khawatir terlalu berlebihan lagi akan mobilnya yang rusak atau hilang. Karena setelah membayar premi, kendaraan Vera dilindungi secara menyeluruh oleh pihak asuransi.

Jika dilihat sepintas, memang tarif premi asuransi tersebut terlihat lebih besar dibanding biaya perbaikannya. Namun, kecelakaan siapa yang bisa prediksi? Walau kita sudah berhati-hati dalam berkendara, tetap saja bisa terkena dampak dari pengemudi lain yang ugal-ugalan. Dan kecelakaan bisa saja terjadi berkali-kali dalam setahun.

Nominal itu jika terjadi dalam satu kejadian kecelakaan dan kerusakannya sama dengan contoh diatas. Jika kerusakannya lebih parah, tentunya biaya perbaikannya juga akan semakin mahal.

Dengan asuransi kendaraan All Risk ini, Anda juga akan merasakan manfaat lain, yaitu mendapat mobil pengganti. Ya, selama mobil Anda dalam masa perbaikan di bengkel, Anda dapat menggunakan mobil pengganti yang disediakan oleh pihak asuransi selama jangka waktu tertentu. Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi karena tidak leluasa beraktivitas dengan menggunakan kendaraan umum.

Asuransi kendaraan

Tanpa Asuransi Mobil

Apabila Vera tidak mengasuransikan mobilnya, jika terjadi kecelakaan dengan kerusakan seperti contoh di atas, maka dia harus membayar Rp 2,3 Juta (harga perkiraan) untuk perbaikan mobilnya. Selain itu, Vera juga harus menginapkan mobilnya selama beberapa hari di bengkel.

Rincian biaya Rp 2,3 Juta itu terdiri atas:

  • Spion kiri = Rp 800 Ribu (harga perkiraan)
  • Bumper depan = Rp 1,5 Juta (harga perkiraan)

Biaya itu hanya dikeluarkan dalam sekali kejadian. Tapi jika dalam setahun terjadi (misalnya) 3 kali dengan kerusakan yang sama, maka Vera harus mengeluarkan total Rp 6,9 Juta.

Dari contoh kasus diatas, kita bisa menyimpulkan bahwa kendaraan dengan asuransi All Risk lebih terjamin daripada tanpa asuransi. Dari perbedaan total harga saja sudah terlihat. Jika lebih ditelusuri, biaya premi asuransi All Risk tidak tinggi jika kita melihat dari banyaknya manfaat yang diterima. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang, ada baiknya Anda untuk memproteksi lebih dini dengan menggunakan jasa asuransi.

Perlu Anda ketahui, banyak orang yang berasumsi bahwa asuransi All Risk dapat menjamin perlindungan terhadap semua risiko. Namun faktanya, tidak semua risiko dapat terlindungi oleh asuransi kendaraan All Risk.

Lalu apa saja risiko yang tidak ditanggung? Perhatikan fakta asuransi All Risk berikut ini.

1. Tidak meng-cover aksesoris aftermarket kendaraan

Tidak semua jasa asuransi kendaraan All Risk dapat memberi perlindungan untuk aksesoris yang bukan bawaan dari pabrik atau lebih dikenal aksesoris aftermarket kendaraan, misalnya audio tambahan, kaca film, dan lain-lain. Tapi ini tergantung perusahaannya.

Jika dalam polis tidak disebutkan aksesoris tersebut, Anda bisa melapor terlebih dahulu kepada pihak asuransi mengenai modifikasi dalam mobil Anda agar masuk ke dalam jaminan.

2. Tidak memberikan nilai tambah saat menjual kendaraan

Mungkin banyak orang yang berasumsi ketika mobil dijual maka asuransi mobil tersebut tetap berlangsung. Namun asuransi mobil tidak dapat dipindahtangankan. Anda bisa saja melakukan negosiasi refund premi dengan pihak asuransi apabila selama dalam periode polis Anda belum pernah mengajukan klaim asuransi mobil.

3. Tidak memiliki double claim

Meski memiliki asuransi lebih dari satu, Anda tidak bisa melakukan klaim ganda terhadap objek pertanggungan yang sama. Jadi tidak ada manfaatnya Anda memiliki asuransi yang ganda.

4. Premi asuransi untuk kendaraan bekas lebih murah

Tidak ada bedanya rate premi mobil bekas dan mobil baru. Karena pihak asuransi memiliki rate tersendiri untuk asuransi kendaraan all risk berdasarkan harga pasar, situasi dan kondisi yang berlaku terkini.

5. Tidak ada jaminan asuransi untuk pihak ketiga

Pihak asuransi tidak secara otomatis menjamin perlindungan untuk pihak ketiga. Jika terjadi kecelakaan yang melibatkan pengendara lain, pihak asuransi hanya melindungi Anda sebagai pemegang polis. Jika Anda ingin memberi perlindungan pihak ketiga, maka Anda harus membeli perluasan jaminan polis.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa memiliki asuransi kendaraan dapat mengurangi kecemasan Anda dari risiko yang tidak terduga, karena segala biaya kerugian sudah ditanggung oleh pihak asuransi.

Lalu, apakah Anda masih ragu mengenai jasa asuransi kendaraan?

Malacca Trust Insurance menyediakan beragam produk asuransi terbaik di Indonesia, salah satunya adalah asuransi kendaraan yang menjamin mobil kesayangan Anda dari risiko yang tidak terduga.

Untuk lebih lengkapnya silakan hubungi Malacca Care Center di nomor telepon (021) 2598 9830, kami senang dapat menjawab setiap pertanyaan Anda.